Pada tgl 20 Mei 2023 Bidang Pelayanan Kemasyarakatan melalui timja Pendidikan mengadakan kegiatan rekoleksi guru katolik se-paroki Ganjuran dengan tema “Guru Berkarya dalam Iman “. Kegiatan ini bertempat di ruang pertemuan Gregorius dan berlangsung dari pukul 9.00 – 11.45 WIB. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatnya semangat panggilan sebagai guru katolik, sehingga semakin banyak guru yang terlibat dalam kegiatan pelayanan di gereja; serta terjalinnya komukasi guru guru katolik di sekolah-sekolah yang berada dalam wilayah HKTY Ganjuran.

Dalam sambutannya, Romo Busyet, nama beken dari Romo Setya Budi Sambodo, Pr., mengajak guru untuk bisa menghayati iman panggilan dan selalu semangat dalam menjalani tugas. Dengan demikian guru bisa menjadi garam dan terang dunia.
Sedangkan Romo Ch. Rheza Alem Pramudita Pr., sebagai nara sumber, mengatakan bahwa guru adalah orang yang mengajar, yang mengabdikan dirinya untuk mengajarkan suatu ilmu kepada muridnya. Romo Rheza mengajak guru untuk berkarya dalam iman. Dua hal pokok yang menjadi ciri guru yang berkarya dalam iman adalah guru menyatu dengan Kristus dan guru mempunyai caritas pastoralis. Guru yang menyatu dalam Kristus meletakkan pondasi pelayanan pada kebersatuannya dengan Kristus, cara bertindak Tuhan Yesus menjadi patron, orientasi cara bertindak guru, dengan demikian guru juga bertindak sebagai gembala (bdk. Mzm. 23). Caritas Pastoralis/cinta kasih pastoralis artinya pelayanan yang penuh kasih (bdk.Mat 9: 36). Guru yang mempunyai Caritas Pastoralis mempunyai tiga ciri besar, yaitu happy, healthy, dan holy. Holy disini maksudnya guru bisa mengajak murid untuk beriman kepada Tuhan, cinta Ekaristi dan mengajak siswa untuk mencintai Indonesia, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Materi diakhiri dengan pemberian quiz.

Acara ini diakhiri dengan
closing statement dari Bpk Ari Setyawan, (Waki l Ketua Dewan Paroki). Ada 3 hal yang
disampaikan pak Ari, yaitu beliau mengajak para guru untuk bersatu karena
sekolah adalah salah satu pilar gereja HKTY; kedua, para guru harus bersemangat
dalam karya; dan yang ketiga, gereja mohon dukungan dari para guru untuk
peringatan 1 abad gereja Ganjuran.

Komentar